Makna Belajar

23 Mei 2013 § 4 Komentar

Sebelumnya tulisan saya ini adalah tulisan yang saya tulis satu tahun yang lalu, tetapi waktu itu saya berpikir untuk tidak memposting tulisan ini. Alasannya?

Dulu saya merasa saya tulisan ini tidak pantas untuk dibagikan, saya bercerita tentang memaknai belajar sedangkan saya sendiri belum mampu melakukan seperti apa yang ada di tulisan saya.

Kini setahun kemudian barulah saya berani membagikannya kepada teman-teman semua. Tentunya selama setahun itu saya belajar untuk lebih memaknai belajar itu sendiri.

Harap maklum jika tulisan saya masih sangat amburadul dan tidak jelas arah pembicaraannya, tulisan itu saya tulis ketika saya baru belajar menulis dan saya tulis dengan penuh kepolosan :)

Anda siap ? saya belum siap.

Yah sekarang saya sudah lebih siap setelah meminum sescangkir teh ini. Silakan membaca tulisan saya.

Makna Belajar,

Untuk sebagian orang belajar bisa saja menyenangkan, belajar bisa merangsang minat  dan rasa penasaran mereka terhadap hal-hal yang belum mereka ketahui. Namun tidak semua orang merasa seperti itu, sebagian lainnya adalah orang yang sulit untuk belajar bahkan menganggap bahwa belajar itu tidak penting bagi diri mereka.

Anda boleh menganggap anggapan saya diatas sebagi fakta, opini atau mungkin sebagai kebohongan. Saya  tidak akan memaksa anda untuk percaya terhadap pemikiran saya.

Tapi pernah kah anda menyadari bahwa siapapun itu, apakah anda seorang balita, remaja, orang dewasa. Anda akan terus belajar, bahkan seorang bayi yang belum mampu melakukan apa-apa sendiri selain menangis juga belajar lebih banyak dari yang kita pikirkan.

Jika anda menganggap bahwa belajar itu adalah membaca buku berjam-jam, menghafal rumus atau mengerjakan PR. Berarti anda telah berdosa karena mempersempit makna belajar yang sesungguhnya. JANGAN MEMPERSEMPITNYA !!

Saya lebih berterima kasih jika anda menganggap tulisan saya lebih sempit dari makna belajar.

Setiap pagi kita membuka mata, kita bertemu dan menatap dunia. Kita melakukan berbagai hal yang berbeda, ada yang hal yang baru ada yang monoton mungkin. Ada yang melakukannya sendiri, ada yang bersama oranglain.

Sadarkah anda bahwa Tuhan telah menetapkan kebahagian kita di setiap hal itu. Kita bisa saja sedih atau frustasi menghadapi masalah, tapi jangan pikir anda tidak belajar dari hal itu.

Setiap hari anda akan belajar, jika anda menatap segalanya.

Alexander Supertramp pernah mengatakan “Jika kau menganggap kebahagian terletak pada keharmonisan setiap hubungan, kau salah. Tuhan menetapkan kebahagian disemua hal, bahkan pada hal-hal kecil”.

Sekarang apakah anda siap, apa yang saya tulis diatas belumlah makna belajar menurut saya. Intro, sekarang apakah makna belajar menurut saya.

Inilah dia,

Ditempat saya berada sekarang orang-orang berlomba untuk menjadi yang terbaik, saya tidak menyalakan hal itu. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai tertinggi diantara semua teaman-temannya, sekali lagi saya tidak menyalahkannya tapi jika anda masih menganggap bahwa belajar hanya untuk mendapatkan nilai disekolah atau di kampus.

Sekali lagi anda salah,

Lalu seperti apa belajar itu. Belajar adalah kebutuhan, bukan kewajiban sama halnya dengan beribadah. Lalu apa perbedaan antara kedua hal itu, jika anda menganggap belajar itu sebagai kewajiban berarti anda melakukannya ( baca : belajar ) karena anda masih terikat terhadap sesuatu, dan jika semua orang harus terikat pada sesuatu.

Saya pikir akan ada orang yang merasa terpaksa melakukannya, bukan karena keinginannya tapi karena TERPAKSA.

Beda halnya dengan orang-orang yang menganggap belajar sebagai kebutuhan, mereka merasa mereka butuh  untuk belajar. Dan ketika mereka tidak belajar, mereka akan mati. Sama halnya dengan kebutuhan kita terhadap makanan.

Sehingga mereka yang merasa butuh untuk belajar, tidak akan ada lagi perasaan terpaksa dalam diri mereka ketika hendak belajar. Mereka ikhlas dan sangat antusias melakukannya.

Semua orang akan mengerti bahwa belajar itu sebuah kebutuhan hidup, bukan keterpaksaan atau persaingan mencari nilai :)

Tagged: , , ,

§ 4 Responses to Makna Belajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Makna Belajar at Day Journal.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.571 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: